Melalui Platform JAKI DKI Jakarta Bagikan Ekosistem Digital ke Kota Jambi

Desanesia – Pemerintah DKI Jakarta dan Pemerintah Kota Jambi menandatangani nota kesepahaman kerja sama di Balai Kota Jakarta, Senin, (31/8).
Salah satu fokus utama kerja sama tersebut adalah platform Jakarta Kini (JAKI), layanan publik terintegrasi milik Pemprov DKI yang telah memudahkan ribuan masyarakat mengakses berbagai layanan pemerintah dalam satu aplikasi digital. Kota Jambi tertarik untuk mempelajari dan mengadopsi ekosistem digital yang telah terbukti efektif meningkatkan kualitas layanan publik.
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, membuka peluang lebar bagi Kota Jambi untuk belajar lebih mendalam tentang JAKI.
“Kami tadi menyampaikan kepada Bapak Wali Kota untuk dipersilakan kalau Kota Jambi ingin belajar tentang JAKI. Kami membuka diri untuk berbagi pengalaman dan pengetahuan dalam pengembangan layanan digital,” ujar Pramono.
Platform ini mengintegrasikan berbagai layanan publik mulai dari perizinan, perpajakan, hingga layanan kesehatan dalam satu ekosistem digital.
“Kami terus mengembangkan JAKI, mulai dari integrasi Satu Data Jakarta, penambahan layanan publik, hingga pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) untuk memastikan setiap laporan warga dapat diverifikasi dan ditindaklanjuti secara akurat,” kata Kepala Diskominfotik DKI Jakarta, Marulina Dewi di Jakarta, Jumat.
JAKI, sebagai produk unggulan transformasi digital Jakarta, kini tidak hanya melayani masyarakat Jakarta tetapi juga menjadi sumber inspirasi dan pembelajaran bagi daerah-daerah yang berusaha mengejar ketertinggalan dalam era digital.
Perjalanan transformasi digital Indonesia bukan hanya tentang Jakarta sendiri, tetapi tentang bagaimana inovasi dapat menyebar dan menguntungkan seluruh nusantara.









