Gubernur Pramono Resmikan Tiga Fasilitas, Embung Pemuda 1, Embung Jagakarsa dan Kantor Kecamatan

Desanesia – Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, meresmikan Kantor Kecamatan Kebayoran Baru, Embung Pemuda I, dan Embung Jagakarsa di Jakarta Selatan, pada Selasa (19/5).
Peresmian tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memperkuat kualitas pelayanan publik, pengendalian banjir, konservasi air, serta penyediaan ruang terbuka bagi masyarakat.
Dalam sambutannya, Gubernur Pramono mengatakan tiga fasilitas yang diresmikan itu memiliki fungsi strategis. Kantor Kecamatan Kebayoran Baru diharapkan mampu meningkatkan kualitas layanan administrasi dan pelayanan masyarakat. Sementara itu, Embung Pemuda I dan Embung Jagakarsa berperan mengurangi genangan sekaligus memperkuat daya tampung air di kawasan Jakarta Selatan.
“Puji syukur ke hadirat Allah Subhanahu Wa Ta’ala, Tuhan Yang Maha Esa, hari ini kita mendapatkan kemudahan dalam acara peresmian Kantor Kecamatan Kebayoran Baru, Embung Pemuda I Srengseng Sawah, dan Embung Jagakarsa,” ujar Pramono Anung.
Kantor Kecamatan Kebayoran Baru dibangun sebagai bagian dari pemenuhan kewajiban fasilitas sosial dan fasilitas umum oleh PT Danayasa Arthatama. Gedung baru seluas 3.357,62 meter persegi dengan lima lantai itu dilengkapi berbagai fasilitas pelayanan masyarakat serta ruang penunjang guna meningkatkan kenyamanan dan efisiensi pelayanan publik.
“Saya mengapresiasi kerja sama yang baik antara Pemerintah DKI Jakarta, dalam hal ini Pemerintah Kota Jakarta Selatan, dengan PT Danayasa Arthatama. Mudah-mudahan sinergi seperti ini terus bisa kita lanjutkan,” jelasnya.
Gubernur Pramono meminta Camat Kebayoran Baru dan seluruh jajaran memastikan gedung baru tersebut tidak hanya menjadi fasilitas pemerintahan yang representatif, tetapi juga benar-benar menjadi ruang pelayanan yang terbuka dan mudah diakses masyarakat.
“Saya meminta kepada Pak Camat dan seluruh jajaran, walaupun tempatnya bagus, tetap harus menjadi rumah rakyat dan terbuka bagi masyarakat. Tugas kita semua adalah memberikan pelayanan yang lebih mudah, lebih cepat, dan lebih baik kepada masyarakat. Karena kita tahu, Kebayoran Baru merupakan salah satu kawasan favorit di Jakarta Selatan,” ujarnya.
Selain meresmikan kantor kecamatan, Gubernur Pramono juga meresmikan Embung Pemuda I di Jalan Pemuda I RT 12/RW 09, Kelurahan Srengseng Sawah, Kecamatan Jagakarsa, serta Embung Jagakarsa di Jalan Raya Jagakarsa RT 03/RW 02, Kelurahan Lenteng Agung, Kecamatan Jagakarsa. Kedua embung tersebut berfungsi sebagai infrastruktur pengendali banjir, konservasi air, sekaligus ruang publik bagi warga.
“Embung Pemuda I Srengseng Sawah dan Embung Jagakarsa diproyeksikan dapat mengurangi genangan atau banjir di lokasi setempat antara 10 hingga 20 persen,” ungkapnya.
Embung Jagakarsa dibangun pada 2023, sedangkan penataan lanskapnya dilakukan pada 2025. Embung ini memiliki luas penampang basah 3.423 meter persegi, kedalaman empat meter, volume tampungan 13.692 meter kubik, serta luas daerah tangkapan air 561 hektare. Infrastruktur tersebut berfungsi mengurangi genangan di wilayah RW 05 dan RW 06 Kelurahan Lenteng Agung, sekaligus membantu mengatur debit air Kali Mampang menuju Kali Krukut.
Sementara itu, Embung Pemuda I dibangun pada 2024 dan penataan lanskapnya dilakukan pada 2025. Embung ini memiliki luas penampang basah 8.718 meter persegi, kedalaman 4 meter, volume tampungan 34.872 meter kubik, serta luas daerah tangkapan air 374,73 hektare. Di sekitar embung terdapat dua saluran penghubung, yakni PHB Babakan Atas dan PHB Babakan Bawah.
Gubernur Pramono berharap keberadaan dua embung tersebut dirawat secara rutin agar manfaatnya dapat dirasakan masyarakat dalam jangka panjang, baik untuk pengendalian banjir, konservasi air, maupun ruang bermain dan olahraga warga.
“Dengan mengucap bismillahirrahmanirrahim, pada hari ini, Selasa, 19 Mei, Kantor Kecamatan Kebayoran Baru, Embung Pemuda I, dan Embung Jagakarsa dengan ini saya nyatakan diresmikan,” katanya.
Sementara itu, Wali Kota Jakarta Selatan, M. Anwar, berharap Kantor Kecamatan Kebayoran Baru yang baru dapat meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Ia juga mengajak warga ikut menjaga dan merawat dua embung tersebut agar tetap bersih, tertib, dan berfungsi optimal.
“Kami mengajak seluruh masyarakat bersama-sama menjaga, merawat, dan memanfaatkan fasilitas ini secara bijak agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang. Keberhasilan pembangunan akan semakin bermakna apabila diiringi rasa memiliki dan tanggung jawab bersama untuk menjaga kebersihan, ketertiban, dan kelestarian,” tuturnya.








