Solusi Jangka Panjang, BAZNAS Bangun Sumur Bor di 37 Lokasi

Desanesia – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menyalurkan tangki darurat sekaligus membangun infrastruktur sumur bor berkelanjutan di 37 lokasi melalui Program Air Bersih di daerah kemarau panjang, kawasan bencana, serta wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).
Dilansir dari mui.or.id, hingga pertengahan Agustus 2026, BAZNAS RI tercatat telah mendistribusikan sebanyak 1.536.000 liter air bersih kepada 70.944 penerima manfaat yang tersebar di 72 desa, 46 kecamatan, dan 14 kabupaten di enam provinsi.
Ketua BAZNAS RI, Sodik Mudjahid, menjelaskan bahwa penanganan krisis air tidak cukup hanya mengandalkan bantuan jangka pendek, melainkan harus dibersamai dengan pembangunan sarana yang tahan lama.
Pembangunan sumur bor, pipanisasi, dan bak penampungan dialokasikan di titik-titik krisis air agar masyarakat tidak terus-menerus bergantung pada pengiriman armada tangki.
Langkah ini dirancang agar manfaat bantuan zakat dapat dirasakan secara konstan dan memberikan dampak kesejahteraan jangka panjang.
Guna memastikan proyek infrastruktur dan distribusi air tepat sasaran, BAZNAS RI berkoordinasi erat dengan jajaran BAZNAS daerah serta pemerintah daerah setempat dalam melakukan pemetaan wilayah terdampak.
Sodik menegaskan bahwa seluruh program ini merupakan perwujudan amanah dari para muzaki yang disalurkan secara transparan sesuai dengan ketentuan delapan asnaf.
Melalui perpaduan aksi tanggap darurat dan pembangunan fisik sumur bor ini, BAZNAS mengatasi krisis kekeringan sekaligus memperkuat ketahanan lingkungan masyarakat di wilayah 3T.









