BMKG: Kabut Asap di Sumatera Utara Diprediksi Bertahan hingga Tiga Hari ke Depan

Desanesia – Kabut asap yang menyelimuti Sumatera Utara diperkirakan masih bertahan hingga tiga hari ke depan. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Wilayah I Medan mendeteksi sebaran asap di seluruh wilayah Sumut, dengan jarak pandang di sejumlah daerah turun hingga 1 kilometer.
Kepala BMKG Wilayah I Medan Hendro Nugroho mengatakan, pemantauan citra satelit pada Jumat (16/10) pukul 10.00 WIB menunjukkan sebaran asap di seluruh wilayah Sumatera Utara.
Berdasarkan analisis angin, pergerakan udara dari timur-tenggara menuju barat-laut utara mengindikasikan asap yang menyelimuti Sumut berasal dari wilayah Sumatera bagian selatan dan Kalimantan.
“Meskipun demikian, penentuan sumber asal asap secara pasti memerlukan analisis lebih lanjut dengan mempertimbangkan dinamika atmosfer dan data pendukung lainnya,” kata Hendro dalam keterangan resmi yang dikutip dari rmolsumut.id, Jumat (16/10).
Dampak sebaran asap terlihat dari menurunnya jarak pandang di sejumlah wilayah. Hasil pengamatan Stasiun Meteorologi Kualanamu, Aek Godang, dan Silangit pada pukul 10.00 WIB mencatat jarak pandang berkisar 1–3 kilometer.
BMKG juga mencatat tiga titik panas berkategori sedang di Sumut berdasarkan pemantauan selama 24 jam terakhir pada Kamis (15/10). Titik panas tersebut terdeteksi di Kabupaten Asahan dan Padang Lawas Utara.
Meski kualitas udara di sejumlah wilayah masih berada dalam kategori sedang, masyarakat tetap diminta mewaspadai dampak kabut asap. Kondisi udara dan jarak pandang tersebut berpotensi mengganggu aktivitas, terutama bagi pengendara yang melintas di jalur dengan jarak pandang terbatas.
Hendro mengimbau pengendara untuk mengurangi kecepatan, menjaga jarak aman, serta menyalakan lampu kendaraan sesuai kebutuhan. Warga juga diminta mengurangi aktivitas di luar ruangan apabila kualitas udara memburuk, serta menggunakan masker yang sesuai untuk mengurangi paparan partikel asap.
Pihak BMKG turut meminta kepala daerah berkoordinasi dengan BPBD, TNI, dan Polri untuk mengantisipasi dampak sebaran asap serta meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat.
Informasi terbaru mengenai kondisi cuaca dan sebaran asap dapat dipantau melalui media sosial resmi @infobmkgsumut.[yud]









