Guru Jadi Penghubung BGN untuk Memperbaiki Pelaksanaan Program MBG

Desanesia – Badan Gizi Nasional (BGN) memperkuat peran guru dalam mengawasi pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Salah satunya dengan menyediakan saluran komunikasi khusus melalui email saluran_gurupicMBG@bgn.go.id.
Saluran tersebut diperkenalkan dalam Kick-off Webinar Literasi Gizi dan Keamanan Pangan bagi Guru untuk mendukung Program MBG yang digelar secara daring melalui Zoom Meeting dan disiarkan melalui kanal YouTube BGN pada, Rabu, (12/8).
Kepala BGN Sudaryono atau yang akrab disapa Mas Dar, email tersebut dapat digunakan guru untuk menyampaikan berbagai informasi terkait pelaksanaan MBG di sekolah.
“Kalau Bapak-Ibu Guru kemudian merasa ada yang perlu disampaikan kepada kami sebagai Badan Gizi Nasional, apakah itu keluhan, apakah itu komplain, apakah itu temuan, apa pun itu yang terkait Program Makan Bergizi Gratis, kami menyiapkan saluran khusus email kepada Badan Gizi Nasional,” ujar Mas Dar.
Melalui saluran tersebut, guru dapat menyampaikan keluhan, laporan, temuan, maupun masukan mengenai pelaksanaan MBG. Informasi dari guru diharapkan dapat membantu BGN mengetahui kondisi program secara langsung di sekolah.
Dengan cara ini, komunikasi antara guru dan BGN tidak hanya berjalan satu arah. Guru dapat memberikan informasi dari lapangan, sementara BGN dapat melakukan tindak lanjut terhadap informasi tersebut.
Sudaryono menegaskan bahwa BGN terbuka terhadap berbagai masukan dari masyarakat terkait pelaksanaan MBG.
“Kami siap menerima masukan, menerima kritikan, menerima aduan atau apa pun itu yang terkait dengan Makan Bergizi Gratis,” ujarnya.
Menurut Sudaryono, BGN memiliki tiga komitmen dalam menjalankan program tersebut, yaitu meningkatkan pelayanan, meningkatkan kualitas, serta meningkatkan keterbukaan dan partisipasi masyarakat.
Peningkatan pelayanan dilakukan dengan memberikan respons yang lebih baik terhadap kebutuhan sekolah dan guru. Sementara itu, masukan dari lapangan dapat digunakan untuk meningkatkan kualitas pelaksanaan MBG.
Selain mengawasi pelaksanaan program, guru juga memiliki peran sebagai penghubung antara sekolah dan BGN.
“BGN berharap guru dapat turut mengawal pelaksanaan program di sekolah sekaligus menjadi penghubung antara kondisi di lapangan dengan upaya perbaikan yang dilakukan pemerintah,” pungkasnya.









