Nasional

Suahasil Tegaskan Defisit APBN Dijaga di Bawah 3 Persen

Presiden Prabowo melantik Suahasil Nazara Menteri Keuangan pengganti Purbaya Yudhi Sadewa./Ist

Desanesia– Menteri Keuangan Suahasil Nazara menegaskan komitmennya untuk menjaga defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tetap berada di bawah 3 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB). Komitmen tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga kesehatan dan kredibilitas keuangan negara.

Suahasil mengatakan Presiden Prabowo Subianto telah memberikan arahan agar pengelolaan keuangan negara tetap sehat dan kredibel. Menurutnya, APBN memiliki peran penting dalam mendukung program prioritas pemerintah sekaligus menjaga stabilitas perekonomian nasional.

“Arahan khusus dari Bapak Presiden adalah untuk menjaga keuangan negara, artinya, menjaga kesehatan menjaga kredibilitas dari keuangan negara tersebut,” ujar Suahasil usai pelantikan di Istana Negara, Senin (14/9).

Ia menegaskan pengelolaan APBN akan tetap mengacu pada ketentuan perundang-undangan, termasuk menjaga defisit tidak melampaui batas 3 persen dari PDB sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara.

Berdasarkan data Kementerian Keuangan per akhir Juni 2026, realisasi defisit APBN tercatat sebesar Rp196,5 triliun atau 0,76 persen terhadap PDB. Suahasil memastikan kondisi tersebut akan terus menjadi perhatian dalam pengelolaan fiskal ke depan.

“Dan saya juga akan memastikan bahwa apa yang dilakukan melalui APBN mendukung program prioritas pemerintah,” tutur Suahasil.

Selain menjaga defisit, Suahasil juga menyoroti pentingnya efisiensi belanja negara. Ia mengatakan efisiensi bukan sekadar mengurangi anggaran, tetapi memastikan setiap belanja pemerintah memberikan hasil sesuai dengan target yang telah direncanakan.

“Tentu kita selalu mencari belanja yang lebih efisien, tetapi menghasilkan output yang sesuai dengan apa yang sudah direncanakan,” ucapnya.

Suahasil juga berkomitmen menyampaikan informasi mengenai APBN secara transparan kepada masyarakat. Menurutnya, keterbukaan dalam pengelolaan keuangan negara diperlukan untuk menjaga kepercayaan publik.

Dengan pengelolaan APBN yang sehat, kredibel, dan efisien, Suahasil berharap anggaran negara dapat tetap menjadi motor pertumbuhan sekaligus stabilisator ekonomi serta memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat. [nfa]

Penulis

What's your reaction?

Excited
0
Happy
0
In Love
0
Not Sure
0
Silly
0

You may also like

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *