Daerah

Sekolah Rakyat Parigi Moutong Masuki Tahap Lelang, Pembangunan Segera Dimulai

Audiensi bersama Bupati Parigi Moutong, Erwin Burase, dan Bupati Maybrat, Papua Barat Daya, Karel Murafer, di Kantor Kementerian Sosial, Jakarta Pusat/Ist

Desanesia– Proses pembangunan Sekolah Rakyat permanen Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, mulai masuk tahap lelang, setelah seluruh syarat administratif dan ketersediaan lahan, dinyatakan lengkap.

Kepastian ini disampaikan Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono saat audiensi bersama Bupati Parigi Moutong, Erwin Burase, dan Bupati Maybrat, Papua Barat Daya, Karel Murafer, di Kantor Kementerian Sosial, Jakarta Pusat, Selasa (21/7).

“Alhamdulillah, berdasarkan laporan Sekber, usulan Sekolah Rakyat di Parigi Moutong sudah memenuhi syarat. Tinggal menunggu proses berikutnya, yaitu lelang, kemudian pembangunan akan dilaksanakan oleh Kementerian Pekerjaan Umum,” kata Agus Jabo.

Bupati Parigi Moutong Erwin Burase menyambut bahagia kabar baik ini setelah sebelumnya menyampaikan perkembangan terbaru terkait usulan pembangunan Sekolah Rakyat di wilayahnya.

Tak lupa, Agus Jabo memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong atas upaya dan keseriusan melengkapi berbagai persyaratan pembangunan serta dukungan terhadap program Sekolah Rakyat.

Program ini, kata dia, merupakan gagasan langsung Presiden Prabowo Subianto untuk memberikan akses pendidikan berkualitas kepada anak-anak dari keluarga tidak mampu serta memutus mata rantai kemiskinan.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada Pak Erwin selaku Bupati Parigi Moutong. Beliau berjuang luar biasa dan saya memberikan penghormatan setinggi-tingginya karena tidak lelah datang ke Kementerian Sosial dalam rangka melengkapi dokumen-dokumen pembangunan Sekolah Rakyat,” katanya.

Sementara itu, di tempat yang sama, Bupati Maybrat Karel Murafer menyerahkan dokumen usulan pembangunan Sekolah Rakyat permanen kepada Kementerian Sosial.

Karel berharap usulan tersebut dapat segera ditindaklanjuti agar anak-anak di Kabupaten Maybrat mendapatkan akses pendidikan yang lebih baik.

“Hari ini saya menyerahkan dokumen Sekolah Rakyat Kabupaten Maybrat secara resmi. Harapan kami pemerintah pusat dapat melihat kebutuhan masyarakat sehingga Sekolah Rakyat dapat segera dibangun. Anak-anak Indonesia adalah masa depan menuju Generasi Emas 2045,” kata Karel.

Agus Jabo menyambut baik langkah Pemerintah Kabupaten Maybrat yang telah menyerahkan dokumen usulan pembangunan Sekolah Rakyat. Ia menegaskan, program tersebut ditujukan agar anak-anak dari keluarga kurang mampu tetap memiliki kesempatan untuk memperoleh pendidikan.

“Kita sebagai negara harus menjemput, mendampingi, dan mengantarkan mereka untuk mewujudkan cita-citanya. Semua anak Indonesia harus sekolah, tidak pandang bulu. Yang miskin menjadi tugas negara untuk menyekolahkan mereka,” tegasnya. [nfa]

Penulis

What's your reaction?

Excited
0
Happy
0
In Love
0
Not Sure
0
Silly
0

You may also like

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *