Nasional

Pendakian Gunung Gede Ditutup Lima Hari Pascakebakaran Suryakencana

Gunung Gede/CNN

Desanesia— Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (BBTNGGP) menghentikan sementara seluruh aktivitas pendakian di kawasan Taman Nasional Gunung Gede Pangrango selama lima hari. Kebijakan tersebut berlaku mulai 7 hingga 11 Agustus 2026 menyusul kebakaran yang terjadi di kawasan Alun-alun Suryakencana.

Penutupan diberlakukan melalui seluruh pintu masuk jalur pendakian TNGGP. Langkah tersebut diambil untuk memberikan ruang bagi proses penanganan kebakaran sekaligus memastikan keamanan para pendaki maupun masyarakat yang beraktivitas di kawasan konservasi tersebut.

Kebijakan itu tercantum dalam Surat Edaran Kepala BBTNGGP Nomor SE.18 Tahun 2026. Informasi mengenai penutupan tersebut juga disampaikan melalui akun Instagram resmi Balai Besar TNGGP, @bbtn_gn_gedepangrango.

“Langkah ini dilakukan untuk mendukung proses penanganan kebakaran sekaligus mengutamakan keselamatan pendaki, pengunjung, masyarakat, dan seluruh pihak yang beraktivitas di kawasan,” demikian keterangan BBTNGGP, Sabtu (8/8).

Selama masa penutupan, seluruh aktivitas pendakian di kawasan TNGGP tidak diperbolehkan. Kebijakan tersebut juga berdampak terhadap calon pendaki yang sebelumnya telah melakukan pemesanan untuk tanggal 7 sampai 11 Agustus 2026.

BBTNGGP memastikan calon pendaki yang terdampak penutupan dapat mengajukan pengembalian dana. Proses refund akan dilakukan melalui tautan yang dikirimkan oleh Balai Besar TNGGP melalui WhatsApp resmi.

Tautan pengajuan refund tersebut akan dikirimkan kepada nomor WhatsApp ketua kelompok yang tercatat ketika melakukan pemesanan. Karena itu, calon pendaki diminta memastikan nomor yang digunakan saat pendaftaran masih aktif.

“Mohon pastikan nomor yang didaftarkan tetap aktif agar informasi dapat diterima dengan baik,” imbau BBTNGGP.

Sementara itu, Balai Besar TNGGP belum memastikan kapan jalur pendakian akan kembali dibuka setelah masa penutupan berakhir pada 11 Agustus 2026. Keputusan pembukaan kembali akan mempertimbangkan hasil evaluasi terhadap kondisi kawasan serta perkembangan penanganan dan pemulihan pascakebakaran.

“Informasi selanjutnya akan diumumkan melalui kanal resmi Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede Pangrango,” ujar BBTNGGP.

Penutupan sementara ini menjadi bagian dari upaya pengelola kawasan untuk memastikan proses penanganan dampak kebakaran dapat berlangsung dengan aman, sekaligus mencegah aktivitas pendakian menimbulkan risiko tambahan bagi keselamatan pengunjung dan kondisi kawasan konservasi. [nfa]

Penulis

What's your reaction?

Excited
0
Happy
0
In Love
0
Not Sure
0
Silly
0

You may also like

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *