Opini

Menkomdigi Meutya Hafid, Minta Warga Setop Sebar Video Kecelakaan Kereta di Bekasi

Menkomdigi, Meutya Hafid/PRAPANCA

Desanesia – Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid mengimbau masyarakat untuk berhenti membagikan video kecelakaan yang melibatkan KRL Commuter Line dan KA Argo Bromo Anggrek.

Meutya menegaskan masyarakat memiliki kesadaran bersama untuk tidak menyebarluaskan konten tersebut demi menghormati para korban.

“Kita sedang berhadapan dengan musibah yang sangat menyesakkan. Saya minta tidak ada yang memanfaatkan, apalagi menyebarkan konten yang justru melukai korban dan keluarganya,” ujar Meutya Hafid dalam keterangannya, Selasa (28/04).

Dua Alasan Utama Berhenti Berbagi Video Musibah

  • Menghindari penyebaran informasi yang belum tentu benar atau belum terverifikasi.
  • Menghindari trauma psikologis bagi keluarga korban akibat melihat rekaman kejadian yang mengerikan secara berulang-ulang.

Menurut Meutya, tidak semua kejadian harus diunggah ke media sosial.

“Walaupun informasinya benar, kalau terus diulang-ulang, dampaknya bisa sangat buruk secara psikis bagi keluarga yang sedang berduka,” ujarnya.

Sebagai penutup, ia mengajak seluruh masyarakat untuk lebih bijak dan mengedepankan rasa empati dalam menggunakan media sosial.

“Ini semuanya atas dasar kemanusiaan untuk tidak melakukan sharing yang berlebihan, tidak melakukan sharing yang misinformasi, tidak melakukan hal-hal yang kira berdampak tidak baik bagi korban maupun keluarganya,” pungkasnya. [fai]

Penulis

What's your reaction?

Excited
0
Happy
0
In Love
0
Not Sure
0
Silly
0

You may also like

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *