Helikopter Chinook Jepang Kembali Padamkan Karhutla di Ketapang

Desanesia– Setelah dua hari tertahan akibat kabut asap, satu helikopter Chinook CH-47 milik Jepang akhirnya kembali melakukan pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat, Rabu (23/9). Helikopter tersebut melakukan satu kali penerbangan dengan tiga kali pengeboman air atau water bombing di Desa Pagar Mentimun, Kecamatan Matan Hilir Selatan.
Perwakilan Kementerian Pertahanan sekaligus petugas penghubung Chinook CH-47 Jepang, Kapten Pnb Dhimas Jati, mengatakan baru satu dari tiga helikopter yang disiagakan dapat menjalankan operasi pemadaman. Dua helikopter lainnya masih berada di Pelabuhan Internasional Kijing, Kabupaten Mempawah, karena kondisi jarak pandang belum memungkinkan untuk penerbangan.
“Dari tiga helikopter Chinook CH-47 yang ada di Kalbar, hari ini satu helikopter di Kabupaten Ketapang melakukan satu sortie water bombing dengan tiga run di Desa Pagar Mentimun,” kata Dhimas seperti dikutip dari Antara, Kamis (24/9).
Dhimas menjelaskan, satu sortie merupakan satu kali penerbangan operasi, sedangkan run merupakan satu kali lintasan untuk menjatuhkan air ke lokasi kebakaran.
Dari dua helikopter yang berada di Mempawah, satu masih menjalani pemeriksaan mesin dan sistem di darat. Sementara satu helikopter lainnya tetap bersiaga sambil menunggu arahan untuk menjalankan operasi pemadaman.
Sebelumnya, seluruh helikopter Chinook Jepang tidak dapat melakukan pemadaman udara selama dua hari akibat keterbatasan jarak pandang. Penerbangan ditunda dengan mempertimbangkan keselamatan awak.
Berdasarkan hasil rapat tim terpadu penanganan karhutla Kalimantan Barat, ketiga helikopter direncanakan kembali menjalankan operasi pada Kamis (24/9), dengan mempertimbangkan kondisi cuaca dan jarak pandang. Helikopter yang berada di Ketapang dijadwalkan melakukan dua kali penerbangan dengan fokus pemadaman di Desa Pagar Mentimun dan wilayah Kecamatan Kendawangan.
Sementara itu, dua helikopter yang masih berada di Pelabuhan Kijing akan diarahkan ke lokasi kebakaran terdekat apabila kondisi memungkinkan untuk terbang.
Deputi III Bidang Penanganan Darurat BNPB Mayjen TNI Budi Irawan mengatakan pengerahan helikopter Chinook CH-47 merupakan bagian dari misi kemanusiaan Pemerintah Jepang untuk membantu Indonesia menangani karhutla di Kalimantan Barat.
Menurut Budi, Kabupaten Ketapang menjadi salah satu wilayah prioritas karena sudah cukup lama tidak diguyur hujan sehingga memicu meluasnya titik api. Operasi pemadaman melibatkan BNPB, TNI, Polri, BPBD, Manggala Agni, dan Masyarakat Peduli Api.
Pemerintah Jepang telah memberikan dukungan penanganan karhutla di Kalimantan Barat selama hampir dua pekan. Perwakilan Pasukan Bela Diri Jepang (JSDF) juga menyatakan senang dapat bekerja sama dengan Indonesia dalam misi kemanusiaan tersebut. [nfa]









