Bukan Sekadar Kompetisi, Duta SMA 2026 Mendorong Inisiatif Dampak Sosial Pelajar

Desanesia – Program Duta SMA 2026 yang diinisiasi Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) bukan sekadar ajang kompetisi dan unjuk prestasi akademis. Program ini menjadi wadah strategis dalam merajut kebinekaan, melestarikan warisan budaya Nusantara, serta mendorong lahirnya inisiatif dampak sosial dari para pelajar di berbagai pelosok daerah.
Melalui rangkaian pembinaan dan karantina yang berpusat di Yogyakarta, para Duta SMA dari berbagai provinsi berinteraksi secara langsung, bertukar cerita, hingga saling mengenalkan kekayaan adat dan budaya daerah masing-masing.
Duta SMA Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) asal SMAN 1 Lobalain, Albert Edon menyampaikan bahwa momentum ini menjadi kesempatan emas untuk mengenalkan identitas budaya lokalnya ke kancah nasional.
“Kita bisa belajar banyak budaya dari provinsi-provinsi lain yang dapat kita lestarikan. Tentunya, sebagai Duta SMA Provinsi Nusa Tenggara Timur, saya juga mengajarkan banyak budaya dari Kabupaten Rote Ndao kepada teman-teman dari provinsi lain,” ungkap Albert.
Kebinekaan yang terjalin selama program juga memicu semangat kolaborasi untuk memecahkan berbagai persoalan di daerah. Duta SMA asal SMAN 1 Waikabubak (NTT), Rhiana Abigail Katu, menegaskan komitmennya untuk menjadi representasi pelajar yang mampu menggerakkan kawan sebayanya.
Berbekal materi kepemimpinan dan komunikasi yang ia dapatkan selama pembekalan, Rhiana menginisiasi sebuah gerakan lokal bernama “Teman SMA Impact Challenge”.
“Tentunya hal yang ingin saya kembangkan sebagai Duta SMA adalah menjadi representasi yang dapat memberikan dampak positif bagi teman-teman SMA, khususnya di daerah saya, dengan menjalankan program Teman SMA Impact Challenge, di mana teman-teman SMA itu menjadi agen perubahan,” tutur Rhiana.
Selama masa karantina, para peserta tidak hanya saling bertukar wawasan budaya antardaerah, tetapi juga diajak menyelami langsung warisan sejarah Indonesia melalui kunjungan ke Keraton Yogyakarta.









