Bumdes

Wamendes Ariza Apresiasi Perusahaan yang Aktif Dukung Pembangunan Desa

Kepala BNPB Letjen TNI Dr. Suharyanto, S.Sos., M.M., (kemeja hijau) saat melakukan pertemuan dengan perwakilan Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Bappenas di Graha BNPB, Jakarta, Senin (28/9)/Ist

Desanesia– Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) terus memperkuat strategi penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melalui pemanfaatan inovasi teknologi, salah satunya material dalam pemadaman api di lahan gambut.

Hal tersebut mengemuka dalam pertemuan antara Kepala BNPB Letjen TNI Dr. Suharyanto, S.Sos., M.M., dengan perwakilan Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Bappenas di Graha BNPB, Jakarta, Senin (28/9).

Pertemuan ini membahas pengembangan inovasi pemadaman api berbasis cairan ANTICHAMAS, sebuah produk berbahan partikel nano yang diformulasikan khusus untuk meningkatkan efektivitas pemadaman.

Pemerintah Indonesia melalui Kementerian PPN/Bappenas sebelumnya telah melakukan kunjungan kerja ke Brasil untuk memverifikasi langsung efektivitas ANTICHAMAS di lapangan.

Cairan ini bekerja dengan cara meresap lebih dalam ke tanah dan vegetasi, sehingga mampu menahan laju penjalaran api dan memperlambat penyebaran kebakaran.

Mengingat karakteristik lahan di Indonesia yang berbeda, uji coba lanjutan akan segera dilaksanakan di Tanah Air, khususnya di lahan gambut.

Kepala BNPB menyampaikan bahwa BNPB terbuka untuk berkolaborasi dengan berbagai pihak dalam upaya penanggulangan bencana.

“Inovasi dengan mencampur produk ini pada air di flexible tank diharapkan dapat mempercepat pemadaman lahan gambut,” ujar Suharyanto.

Lebih lanjut, Kepala BNPB mendorong agar uji coba dapat segera direalisasikan di wilayah rawan karhutla.

“Segera lakukan uji coba di Kalimantan Barat dan Sumatera Selatan agar proses pemadaman dapat berlangsung lebih cepat,” tegasnya.

Ke depan, bukan tidak mungkin teknologi ini juga berpotensi dimanfaatkan dalam operasi pengeboman air atau water bombing oleh satgas udara.

BNPB menilai inovasi teknologi pemadaman merupakan langkah strategis untuk memperkaya metode pengendalian karhutla, sejalan dengan Instruksi Presiden Nomor 11 Tahun 2026 serta arahan Presiden Republik Indonesia untuk menangani karhutla secara komprehensif dan berkelanjutan. [nfa]

Penulis

What's your reaction?

Excited
0
Happy
0
In Love
0
Not Sure
0
Silly
0

You may also like

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *