Pertamina Salurkan Bantuan Rp415 Juta untuk Korban Gempa NTT

Desanesia– PT Pertamina (Persero) terus mengintensifkan aksi kemanusiaan bagi masyarakat terdampak gempa bumi magnitudo 7,7 yang mengguncang Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Sabtu (15/8).
Hingga Selasa (18/8), Pertamina telah menyalurkan bantuan senilai Rp415 juta yang menyasar lebih dari 3.900 jiwa terdampak di sejumlah wilayah Flores. Bantuan tersebut menjadi bagian dari operasi tanggap darurat yang dipimpin langsung Direktur Utama Pertamina Simon Aloysius Mantiri.
Dalam penanganan bencana tersebut, Pertamina memprioritaskan ketersediaan pasokan energi sekaligus pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat. Bantuan yang disalurkan meliputi bahan makanan pokok, makanan siap saji, obat-obatan dan vitamin, perlengkapan kebersihan, terpal, selimut, hingga peralatan memasak.
Bantuan didistribusikan secara bertahap ke sejumlah titik pengungsian, di antaranya Reo, Mbay, dan Maumere.
“Atas nama keluarga besar Pertamina, saya menyampaikan duka cita mendalam atas korban jiwa serta keprihatinan kepada seluruh masyarakat terdampak. Sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto, Pertamina hadir langsung untuk mendukung percepatan penanganan bencana, dengan keselamatan dan pemenuhan kebutuhan dasar warga sebagai prioritas utama. Masyarakat NTT tidak sendiri,” ujar Simon dalam keterangan resmi yang diterima di Jakarta, Senin (17/8).
Selain bantuan kebutuhan dasar, Pertamina turut mendukung pemulihan akses transportasi yang terdampak longsor. Perusahaan mengerahkan pasokan solar untuk kebutuhan alat berat guna mempercepat pemulihan konektivitas di ruas Trans-Flores Ende-Bajawa.
Pertamina juga memastikan ketersediaan Avtur prioritas di Bandara Labuan Bajo dan Maumere untuk mendukung mobilisasi bantuan melalui jalur udara serta aktivitas posko tanggap darurat.
Vice President Corporate Communication Pertamina, Muhammad Baron, mengatakan pemulihan sarana dan layanan energi dilakukan secara bertahap dengan tetap mengutamakan keselamatan.
“Melalui Pertamina Peduli, bantuan kebutuhan dasar, kesehatan, kebersihan, sanitasi, dan energi darurat telah disalurkan serta akan terus disesuaikan dengan kebutuhan nyata di lapangan,” kata Baron.
Hingga Selasa (18/8), sebagian besar dari 52 SPBU yang berada di wilayah Flores telah kembali beroperasi untuk memenuhi kebutuhan energi masyarakat.
Pertamina juga mendirikan Posko Pertamina Peduli di Fuel Terminal Reo dan Posko Medis di SMP 1 Reo, Kabupaten Manggarai. Posko kesehatan tersebut diperkuat dokter dan paramedis serta menjangkau tiga fasilitas layanan kesehatan, yakni RS Muhammadiyah Ende, Puskesmas Reo, dan DCU Reo.
Untuk mendukung kebutuhan air bersih dan sanitasi para pengungsi, Pertamina turut menyalurkan satu unit tandon air berkapasitas 3.100 liter dan tiga unit toilet portabel.
Di tengah kondisi pascagempa, Simon Aloysius Mantiri juga memimpin upacara peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia di Fuel Terminal Reo. Kegiatan tersebut menjadi simbol semangat gotong royong dan ketahanan bangsa dalam menghadapi bencana. [nfa]









