Abdul Mu’ti: Pendidikan Bermutu Harus Merata untuk Generasi Muda

Desanesia – Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan RI di halaman Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), Senin, (17/8).
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti menegaskan bahwa kesempatan pendidikan yang merata menjadi fondasi utama dalam melahirkan generasi muda yang berkarakter dan berdaya saing.
“Kesempatan bagi anak-anak Indonesia untuk memperoleh pendidikan yang bermutu dapat dirasakan semakin merata. Generasi muda diharapkan tumbuh dalam lingkungan yang menjunjung tinggi nilai persaudaraan dan kepedulian terhadap sesama,” ujar Abdul Mu’ti.
Anggota Paskibra asal SMAN Siwalima Ambon, Yunita L. Lewedalu, menilai kemerdekaan saat ini harus diisi dengan penguasaan teknolog. Pemuda dituntut tidak hanya giat belajar, tetapi juga adaptif terhadap perkembangan dunia digital tanpa mengikis rasa persatuan.
Sementara itu, Bintang Sobat dari BSS Kota Bekasi, Ananda Jitotika menyoroti pentingnya aksi nyata di lingkungan sekitar. Ia mengajak teman sebayanya untuk mengembalikan budaya gotong royong dan tolong-menolong yang mulai luntur.
“Kemerdekaan itu di mana kita bisa mengembangkan diri sendiri, bisa melakukan apa yang kita sukai dan memberi dampak bagi lingkungan sekitar. Saya ingin menormalisasikan lagi gotong royong itu sekarang,” ungkap Ananda.
Makna kemerdekaan juga diwujudkan melalui simpati mendalam terhadap saudara sebangsa. Di tengah kemeriahan peringatan, doa dan dukungan mengalir bagi warga dan anak-anak di Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), yang terdampak bencana gempa bumi pada, (15/8) lalu.
Penyanyi Rimar Callista mengajak seluruh elemen pemuda untuk turun tangan membantu proses pemulihan di Flores.
“Semangat untuk muda-mudi Flores. Mari kita ulurkan tangan membantu saudara-saudara kita yang membutuhkan. Saya harap tidak ada kesulitan dalam mendistribusikan bantuan,” tutur Rimar.
Melalui perpaduan antara kompetensi digital, pemahaman sejarah, dan kepedulian sosial, para pelajar di Kemendikdasmen membuktikan bahwa generasi muda siap menjadi pilar utama pembawa kemajuan bangsa.









