Nasional

KAI Commuter Angkut 181,61 Juta Penumpang Jabodetabek pada Semester I 2026

Leza Arlan, Manager PR KAI Commuter, Senin (6/7) saat memberi keterangan pers di stasiun Surabaya Gubeng lama/Net

Desanesia– KAI Commuter mencatat pertumbuhan jumlah pengguna Commuter Line Jabodetabek sepanjang Semester I 2026 dengan melayani 181.612.400 penumpang, naik 7,02 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang mencapai 169.701.778 penumpang.

Direktur Utama KAI Commuter Purnomo Sidi mengatakan peningkatan tersebut mencerminkan semakin tingginya kepercayaan masyarakat terhadap transportasi publik berbasis rel, didukung oleh konektivitas antarkawasan, aktivitas ekonomi yang terus tumbuh, serta integrasi layanan transportasi yang semakin baik.

“Sepanjang Semester I 2026, KAI Commuter di Area Jabodetabek dan sekitarnya melayani lebih dari 181,6 juta pengguna. Angka ini menunjukkan terus Commuter Line semakin dipercaya masyarakat untuk perjalanan yang aman, terjangkau, dan terintegrasi,” jelas Purnomo Sidi.

Untuk tren positif terlihat juga pada peningkatan volume pengguna Commuter Line Jabodetabek. Ada peningkatan sebesar 6,95% atau sebanyak 178 juta lebih pengguna pada semester pertama tahun ini jika dibanding dengan tahun 2025 lalu yang tercatat sebanyak 166,4 juta lebih orang pengguna.

Kinerja positif juga terlihat pada layanan Commuter Line Merak yang melayani 2,41 juta penumpang sepanjang Semester I 2026, meningkat 9,4 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Sementara itu, Commuter Line Basoetta mencatat pertumbuhan lebih tinggi, yakni 12,67 persen dengan total lebih dari 1,19 juta pengguna. Peningkatan tersebut mencerminkan tingginya minat masyarakat memanfaatkan transportasi berbasis rel untuk akses menuju Bandara Internasional Soekarno-Hatta maupun perjalanan harian ke pusat kota.

“Dengan akses yang mudah dan terhubung ke pusat kota, layanan Commuter Line Basoetta ini juga kerap dipilih sebagai alternatif masyarakat untuk menuju pusat kota hingga perjalanan lanjutan dengan antar moda,” Purnomo menjelaskan.

VP Corporate Secretary KAI Commuter Karina Amanda mengatakan Semester I 2026 juga diwarnai sejumlah peningkatan layanan, di antaranya pengoperasian Stasiun Jatake di lintas Rangkasbitung dan Stasiun Jakarta International Stadium (JIS) di lintas Tanjung Priok yang memperluas akses masyarakat terhadap Commuter Line Jabodetabek.

Selain itu, layanan Kereta Petani Pedagang di lintas Rangkasbitung–Merak telah dimanfaatkan 26.074 pengguna sepanjang Januari–Juni 2026 sebagai dukungan bagi mobilitas pelaku usaha kecil. Dari sisi transaksi, Kartu Multi Trip (KMT) masih menjadi metode pembayaran paling banyak digunakan dengan porsi 46,30 persen atau lebih dari 82,42 juta transaksi, disusul kartu bank sebesar 44,85 persen atau sekitar 79,83 juta transaksi.

Sementara itu, pembayaran digital melalui kode QR dan Qristap terus meningkat dengan mencatat 15,7 juta transaksi atau 8,82 persen dari total transaksi selama semester pertama tahun ini. [nfa]

Penulis

What's your reaction?

Excited
0
Happy
0
In Love
0
Not Sure
0
Silly
0

You may also like

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *