Menkeu Purbaya Lantik Tiga Pejabat Tinggi Madya, Tekankan Integritas dan Tata Kelola Fiskal

Desanesia– Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa melantik tiga pejabat Pimpinan Tinggi Madya di lingkungan Kementerian Keuangan pada Rabu (1/7). Ketiga pejabat yang dilantik yakni Evita Manthovani sebagai Direktur Jenderal Kekayaan Negara, Herman Saheruddin sebagai Direktur Jenderal Stabilitas dan Pengembangan Sektor Keuangan, serta Sudarto sebagai Direktur Jenderal Anggaran.
Dalam arahannya, Menkeu menegaskan bahwa pelantikan tersebut bukan sekadar pengisian jabatan, melainkan penyerahan amanah negara yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.
“Pelantikan ini bukan sekadar pergantian atau pengisian jabatan. Ini adalah penyerahan amanah negara, amanah rakyat, dan amanah Presiden kepada Saudara-Saudara sekalian,” tegas Menkeu Purbaya.
Secara khusus kepada Direktur Jenderal Kekayaan Negara, Menkeu meminta agar pengelolaan aset negara terus ditingkatkan sehingga DJKN dapat berfungsi sebagai strategic asset manager dan value creator yang mampu menciptakan nilai tambah fiskal, ekonomi, dan sosial.
Sementara itu, kepada Direktur Jenderal Stabilitas dan Pengembangan Sektor Keuangan, Menkeu menekankan pentingnya menjaga stabilitas sistem keuangan sekaligus memperkuat pendalaman sektor keuangan yang inklusif dan inovatif.
Menkeu Purbaya juga meminta penguatan koordinasi dengan berbagai lembaga serta penyusunan analisis yang berbasis data terkini agar mampu memberikan peringatan dini terhadap berbagai risiko ekonomi.
Adapun kepada Direktur Jenderal Anggaran, Menkeu menyampaikan pentingnya menjaga disiplin fiskal dan meningkatkan kualitas belanja negara. Setiap usulan anggaran harus benar-benar mendukung prioritas nasional, siap dilaksanakan, serta memberikan manfaat bagi masyarakat.
Menutup arahannya, Menkeu berpesan kepada seluruh pejabat yang baru dilantik untuk memimpin dengan keteladanan menjadikan integritas sebagai fondasi dalam setiap pengambilan keputusan.
“Integritas adalah fondasi seluruh pekerjaan kita. Kewenangan kita besar, karena itu kita harus semakin rendah hati, semakin hati-hati, dan semakin akuntabel,” pungkas Menkeu. [nfa]








