Anak Indonesia Habiskan Hingga 7 Jam di Layar, Ini Pesan Sukamta untuk Orang Tua

Desanesia – Anggota DPR RI Dr. H. Sukamta, Ph.D. mengingatkan pentingnya peran orang tua dalam mendampingi anak-anak beraktivitas di ruang digital. Karena tingginya intensitas penggunaan internet dan perangkat digital oleh anak-anak Indonesia.
Hal tersebut disampaikan dalam Forum Diskusi Publik bertajuk “Ruang Digital Anak Aman dan Sehat” yang diselenggarakan oleh Komidigi, Selasa, (23/6).
Sukamta mengungkapkan bahwa Sebagian besar anak di Indonesia memanfaatkan internet untuk bermain game dan menonton video, sementara hanya sebagian yang menggunakannya untuk mengerjakan tugas sekolah.
“Jadi kalau 92 dari 88 juta itu kira-kira itu 80 juta lebih anak Indonesia itu menggunakan internet untuk nge-game sama untuk main video. Waktu yang dipakai itu antara 5-7 jam per hari di layar,” ujarnya
Selain itu, anak-anak juga mudah terpapar berbagai ancaman digital seperti perundungan siber, penipuan online, perjudian online, pornografi, hingga praktik predator digital yang menyasar pengguna usia muda.
“Semua yang ada di dunia nyata ada juga di dunia maya. Tadi saya sudah menyebutkan yang baik-baik. Yang buruk-buruk apa? Penipuan. Banyak sekali penipuan. Penipuan yang paling terang-terangan itu judol. Judi online itu penipuan. Pinjol itu juga penipuan. Pornografi itu juga penipuan. Dan penipuan-penipuan yang lain itu banyak sekali,” katanya.
Menurut Sukamta, pemerintah terus berupaya menciptakan ekosistem digital yang lebih aman melalui regulasi, edukasi, dan kerja sama dengan penyedia layanan digital. Namun, perlindungan paling efektif tetap berasal dari lingkungan terdekat anak, yaitu keluarga.
“Jangan lupa untuk sering-sering berdialog dengan anak-anaknya tentang apa yang dilakukan dan diakses anaknya di dunia digital. Jangan sampai nanti terlambat,” tegasnya.








