Bukit Peramun dan Desa Wisata Kreatif Terong Jadi Andalan Wisata Berkelanjutan di Belitung

Desanesia – PT Bank Central Asia Tbk melalui program Desa Bakti BCA terus mendorong pengembangan desa wisata berbasis pemberdayaan masyarakat dan keberlanjutan lingkungan di Bangka Belitung. Dua desa binaan yang menjadi perhatian ialah Bukit Peramun dan Desa Wisata Kreatif Terong, Senin, (11/5).
Bukit Peramun menjadi salah satu Desa Bakti BCA sejak 2018. Kawasan wisata alam ini berada di pusat segitiga pariwisata Belitung yang meliputi Kota Tanjung Pandan, Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Kelayang, dan Bandara H.A.S. Hanandjoeddin.
Dengan ketinggian 129 meter di atas permukaan laut, Bukit Peramun menawarkan panorama hutan alami, batu granit khas Belitung, serta pemandangan Laut Cina Selatan dan gugusan pulau kecil di sekitarnya. Lokasinya dapat dijangkau sekitar 20 kilometer dari Kota Tanjung Pandan dan 22 kilometer dari Bandara H.A.S. Hanandjoeddin.
Sejak 2006, Bukit Peramun dikelola secara mandiri oleh masyarakat melalui kelompok Hutan Kemasyarakatan Arsel. Pada 2017, kawasan tersebut mulai dibuka untuk wisata dengan konsep community-based tourism yang mengutamakan pelestarian lingkungan dan keterlibatan masyarakat lokal.
Konsistensi pengelolaan tersebut membuahkan berbagai penghargaan. Pada 2023, Bukit Peramun dinobatkan sebagai Hutan Digital Pertama Berbasis Masyarakat di Indonesia oleh Museum Rekor Dunia Indonesia atau MURI. Selain itu, kawasan ini juga meraih penghargaan Green Gold kategori Pelestarian Lingkungan pada Indonesian Sustainable Tourism Awards 2019.
Jumlah wisatawan ke Bukit Peramun juga terus meningkat. Wisatawan mancanegara tercatat naik dari 387 orang pada 2023 menjadi 485 orang pada 2025. Sementara wisatawan domestik meningkat dari 1.356 orang pada 2024 menjadi 1.648 orang pada 2025.
Dilansir dari laman resmi BCA, Tips berkunjung ke Bukit Peramun yang perlu dipertimbangkan oleh pengunjung:
1. Reservasi kunjungan
Demi menjaga kualitas kunjungan dan keberlanjutan kawasan, wisatawan diwajibkan melakukan reservasi terlebih dahulu melalui situs resmi www.peramun.com. Pengunjung dapat memilih berbagai paket wisata sesuai minat, dengan sistem pemesanan dan pembayaran yang telah terintegrasi secara digital.
2. Memilih waktu kunjungan terbaik
Waktu kunjungan terbaik ke Bukit Peramun direkomendasikan pada musim kemarau, yaitu antara bulan April hingga September, mengingat aktivitas wisata di kawasan ini sangat bergantung pada kondisi alam. Kegiatan wisata umumnya berlangsung pada pagi dan sore hari. Jika ingin menyaksikan primata nokturnal Tarsius di alam liar dan menikmati panorama langit bertabur bintang, kunjungan pada sore hari bisa menjadi pilihan.
3. Menyesuaikan pakaian
Kunjungan ke Bukit Peramun melibatkan banyak aktivitas luar ruang, seperti trekking. Untuk itu, pakaian dan alas kaki nyaman menjadi kunci ketika hendak berkunjung. Pastikan berkunjung dalam kondisi fisik yang sehat, menggunakan perlengkapan yang sesuai, serta membawa kebutuhan pribadi selama kegiatan berlangsung.
4. Mengikuti panduan keamanan
Pengelola juga menekankan pentingnya keselamatan dan kesiapan pengunjung dengan mengikuti standar operasional prosedur (SOP) yang telah ditetapkan, terutama untuk aktivitas trekking. Untuk itu, pastikan mengikuti panduan keamanan dari pengelola selama beraktivitas di Bukit Peramun.
Desa Wisata Kreatif Terong
Desa Wisata Kreatif Terong yang berada di pesisir utara Kabupaten Belitung menawarkan konsep wisata alam dan edukasi di kawasan bekas tambang timah. Desa ini berjarak sekitar 27,5 kilometer dari Bandara H.A.S. Hanandjoeddin atau sekitar 40 menit perjalanan.
Salah satu destinasi unggulan di desa tersebut adalah Wisata Aik Rusa Berehun yang dibangun melalui reklamasi bekas tambang timah secara swadaya oleh masyarakat. Kawasan wisata ini kini dilengkapi fasilitas seperti warung UMKM, tempat pertunjukan seni, hingga pondok pertemuan.
Pengunjung juga dapat menikmati aktivitas memancing ikan nila, lele, dan patin. Selain itu, desa ini memiliki tradisi khas makan bedulang, yakni tradisi makan bersama masyarakat Belitung yang melambangkan kebersamaan dan persaudaraan.
Pada 2026, Desa Wisata Kreatif Terong juga ditunjuk sebagai salah satu lokasi program Genera-Z Berbakti. Program pengabdian masyarakat bagi mahasiswa tersebut diharapkan mampu menghadirkan inovasi baru untuk mendukung pengembangan desa wisata agar semakin maju dan mandiri. [fai]








