Nasional

Pemerintah Kaji Peralihan LPG ke CNG untuk Tekan Impor Energi

Potret CNG atau bahan bakar gas/Instagram trustnews

Desanesia– Pemerintah saat ini sedang mengevaluasi pemanfaatan Compressed Natural Gas (CNG) sebagai pengganti LPG 3 kilogram, sebagai bagian dari upaya menekan ketergantungan terhadap impor energi serta memperkuat ketahanan energi nasional.

“Untuk ukuran 3 kilogram, tabungnya masih dalam tahap uji coba karena tekanannya cukup besar. Dalam dua hingga tiga bulan ke depan kami harapkan sudah ada hasilnya,” kata Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia, Jakarta, Selasa (5/5).

Bahlil menjelaskan bahwa CNG bukanlah teknologi baru karena telah lama dimanfaatkan di sektor perhotelan, restoran, hingga program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Selama ini penggunaannya lebih banyak pada tabung berkapasitas besar di atas 10–20 kilogram, sehingga pemerintah kini tengah mengembangkan tabung CNG berukuran kecil yang setara dengan LPG 3 kilogram.

Ia juga menegaskan bahwa pemanfaatan CNG dalam skala besar telah berjalan di sejumlah daerah, khususnya di Pulau Jawa, sehingga dari sisi teknologi dinilai siap untuk diperluas sebagai solusi energi nasional yang lebih mandiri dan efisien.

Bahlil menambahkan, apabila hasil uji coba menunjukkan kelayakan, pemerintah akan mempertimbangkan penerapan konversi secara bertahap dari LPG ke CNG untuk kebutuhan rumah tangga.

Ia menilai CNG memiliki keunggulan karena bahan bakunya sepenuhnya tersedia di dalam negeri, serta didukung temuan cadangan gas baru di Kalimantan Timur yang berpotensi dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan energi domestik.

Terkait skema subsidi, pemerintah masih melakukan kajian secara komprehensif. Bahlil memperkirakan dari sisi ekonomi, harga CNG berpotensi sekitar 30 persen lebih murah dibandingkan LPG karena tidak bergantung pada impor serta memiliki biaya distribusi yang relatif lebih efisien.

“Semua dikaji, termasuk kemungkinan subsidi dan besaran volumenya,” tukasnya. [nfa]

Penulis

What's your reaction?

Excited
0
Happy
0
In Love
0
Not Sure
0
Silly
0

You may also like

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *