Tembus Pasar China, Tiga UMKM Jakarta Berhasil Go International

Desanesia – Tiga Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) binaan Jakarta telah membuktikan kemampuan mereka menembus pasar internasional dengan berhasil berpartisipasi dalam China Food Trade Fair pada Maret 2026. Prestasi ini menunjukkan bahwa usaha mikro, kecil, dan menengah dari Jakarta tidak hanya mampu bersaing di pasar domestik, tetapi juga memiliki daya saing yang kuat di tingkat internasional.
China Food Trade Fair merupakan salah satu pameran perdagangan terbesar di kawasan Asia, ketiga UMKM Jakarta berhasil membangun hubungan bisnis dengan pembeli, importir, distributor, dan peritel global.
Menurut, Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta, Rano Karno, pada sektor industri pengolahan Jakarta telah mencatat kontribusi sekitar 11,13 persen terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Jakarta pada 2025, dan UMKM yang berhasil ekspor menjadi bagian penting dari kontribusi ini.
Peluang ini turut diperkuat melalui penyelenggaraan China (Indonesia) International E-Commerce Industry Expo (CIEIE) Indonesia 2026 di Taman Sari, Jakarta Barat, Senin, (24/8).
Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta, Rano Karno, menyambut baik penyelenggaraan ajang tersebut.
“Forum ini memperkuat hubungan ekonomi dan perdagangan Indonesia-Tiongkok. Artinya, ini membuka peluang lebih besar bagi UMKM Jakarta untuk masuk ke pasar internasional, khususnya Tiongkok,” ujarnya.
Lebih lanjut, Wagub Rano mengharapkan agar partisipasi UMKM Jakarta di berbagai pameran internasional tidak hanya menghasilkan koneksi, melainkan juga transaksi bisnis yang konkret.
“Harapannya, penyelenggaraan CIEIE ini tidak berhenti sebagai pameran saja, tetapi menghasilkan kerja sama yang konkret, investasi baru, akses pasar yang lebih luas, dan peluang bisnis bagi UMKM Jakarta,” ujarnya.
Prestasi tiga UMKM Jakarta yang berhasil menembus pasar internasional China menjadi bukti nyata bahwa UMKM Indonesia memiliki produk dan kualitas yang layak bersaing di tingkat global.









