Budaya

Penerima LPDP Diminta Bawa Misi Kebudayaan Indonesia ke Dunia

Fadli Zon/Ist

Desanesia– Sebanyak 230 penerima beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Angkatan 280 mendapat pembekalan wawasan kebudayaan sebelum melanjutkan pendidikan, baik di dalam maupun luar negeri.

Pembekalan tersebut disampaikan Menteri Kebudayaan Fadli Zon dalam Program Persiapan Keberangkatan LPDP Angkatan 280 “Amerta Karsa” di Sekolah Bahasa Lemdiklat Polri, Jakarta Timur, Kamis (13/8).

Dari total penerima beasiswa, sebanyak 130 orang akan menempuh pendidikan di 16 negara, sementara 100 lainnya melanjutkan studi di dalam negeri. Fadli meminta para penerima beasiswa tidak hanya berorientasi pada prestasi akademik dan gelar, tetapi juga membawa misi kebudayaan Indonesia.

“Kita boleh belajar ke mana saja, berpendidikan setinggi-tingginya, menjelajah dunia mana pun, di universitas terbaik mana pun, dan bekerja sama dengan siapa pun. Tetapi jangan pernah melupakan bahwa kita punya tanggung jawab kepada bangsa dan negara kita,” kata Fadli.

Menurut Fadli, para penerima LPDP memiliki posisi strategis untuk memperkenalkan kekayaan budaya Indonesia kepada masyarakat internasional. Pengalaman belajar di luar negeri dapat dimanfaatkan untuk memperkuat diplomasi budaya sekaligus membangun jejaring Indonesia dengan masyarakat dunia.

Ia menjelaskan, kebudayaan memiliki cakupan yang luas. Berdasarkan Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan, terdapat 10 objek pemajuan kebudayaan, antara lain bahasa, tradisi lisan, manuskrip, ritus, adat istiadat, pengetahuan tradisional, teknologi tradisional, seni, permainan rakyat, dan olahraga tradisional.

Selain diplomasi budaya, Fadli mendorong penerima beasiswa untuk berkontribusi dalam pengembangan diplomasi ekonomi dan industri budaya Indonesia. Pemerintah, kata dia, terus memperkuat ekosistem film, musik, seni rupa, seni pertunjukan, dan sastra.

Fadli juga menyinggung upaya repatriasi dan restitusi benda budaya Indonesia dari luar negeri. Menurutnya, langkah tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat kedaulatan sejarah sekaligus menjaga warisan budaya bangsa.

Program Persiapan Keberangkatan LPDP Angkatan 280 berlangsung pada 10–15 Agustus 2026. Para peserta memperoleh pembekalan mengenai wawasan kebangsaan, rencana studi, pengembangan diri, serta rencana kontribusi setelah menyelesaikan pendidikan.

Fadli berharap para penerima LPDP dapat tumbuh menjadi pemimpin dan pengambil keputusan di bidang masing-masing tanpa kehilangan identitas dan akar budaya Indonesia.

“Kalau kita mimpi sendiri, itu hanya ilusi. Tetapi kalau kita mimpi bersama-sama, itu bisa menjadi fajar,” ujar Fadli. [nfa]

Penulis

What's your reaction?

Excited
0
Happy
0
In Love
0
Not Sure
0
Silly
0

You may also like

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *