Daerah

Kecelakaan Sungai Musi: Tongkang Tabrak Hunian Warga, Satu Rumah Hancur

Kapal tongkang dilaporkan menabrak permukiman warga/Ist

Desanesia– Insiden kecelakaan air terjadi di perairan Sungai Musi, Kelurahan Gandus, Kecamatan Gandus, Kota Palembang, Jumat (24/4).

Sebuah kapal tongkang dilaporkan menabrak permukiman warga setelah hanyut akibat cuaca ekstrem.

Peristiwa tersebut melibatkan tongkang Andalan Semesta 02 yang ditarik Tug Boat Trans Marine 02. Berdasarkan pantauan dari suarapos.co.id, tongkang sebelumnya berlabuh jangkar sekitar pukul 13.00 WIB untuk menunggu antrean muatan.

Sekitar pukul 13.30 WIB, tug boat melepaskan tongkang dalam kondisi lego jangkar guna melakukan pengisian air tawar di jetty Gandus. Namun, kondisi cuaca tiba-tiba memburuk.

Hujan deras disertai angin kencang yang terjadi sekitar pukul 15.00 WIB menyebabkan tongkang tersebut larat atau hanyut tanpa kendali hingga akhirnya menghantam permukiman warga di bantaran Sungai Musi.

Akibat kejadian itu, satu unit rumah milik warga berinisial H dilaporkan roboh. Sementara itu, rumah milik warga lainnya berinisial S mengalami kerusakan berat pada bagian dapur.

Tak hanya itu, dua unit perahu motor, satu empang, serta tiga dermaga beton milik warga di RT 12 Kelurahan Gandus juga mengalami kerusakan.

Direktur Polairud Polda Sumatera Selatan melalui Kabid Humas Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya menyampaikan bahwa pihak kepolisian bergerak cepat merespons laporan masyarakat melalui layanan Call Center 110.

“Personel Satpolairud Polrestabes Palembang langsung diterjunkan ke lokasi untuk mengamankan area serta melakukan olah tempat kejadian perkara,” ujarnya.

Saat ini, penyidik Dit Polairud Polda Sumsel masih melakukan penyelidikan guna memastikan ada atau tidaknya unsur kelalaian dalam insiden tersebut. Sejumlah saksi, baik dari warga maupun awak kapal, telah dimintai keterangan.

“Kami memastikan proses penegakan hukum berjalan secara profesional dan transparan. Penyidik masih mengumpulkan alat bukti untuk menentukan langkah hukum selanjutnya,” tambahnya.

Meski tidak menimbulkan korban jiwa, kerugian materiil akibat insiden ini ditaksir cukup besar.

Polda Sumatera Selatan juga mengimbau para operator kapal dan perusahaan angkutan perairan agar lebih waspada terhadap perubahan cuaca ekstrem, khususnya di sepanjang aliran Sungai Musi.

“Kami mengajak masyarakat untuk terus memanfaatkan layanan Call Center 110 sebagai bentuk respons cepat terhadap situasi darurat,” tutupnya. [nfa]

Penulis

What's your reaction?

Excited
0
Happy
0
In Love
0
Not Sure
0
Silly
0

You may also like

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *